Sekolah John Calvin Ditutup Depdiknas

17/07/2008 06:02 Pendidikan

 

Liputan6.com, Jakarta: Sekolah John Calvin International School yang berlokasi di kawasan Pulomas, Jakarta Timur, ditutup sejak 30 Juni lalu. Pasalnya, sekolah yang sudah beroperasi selama setahun dengan 108 siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas ini, tidak memiliki izin dari Departemen Pendidikan Nasional.

 

Anehnya, sekolah yang mengaku bertaraf internasional nekat beroperasi dengan mengklaim menerapkan kurikulum dari Universitas Cambridge, Inggris. Bahkan, sekolah ini mencantumkan nama mantan Menteri Pendidikan Wardiman Djojonegoro sebagai komisaris utama.

 

Rizal Panggabean, salah seorang orangtua murid, mengaku telah mengeluarkan dana Rp 242 juta untuk membiayai lima anaknya bersekolah di John Calvin. Bukannya mendapat pendidikan dengan kualitas baik, tetapi sekolah ini malah ditutup. Tidak hanya bermasalah dengan siswa, pihak manajemen juga meninggalkan utang pada pemilik gedung.

 

Kepala Sub-Dinas Standarisasi dan Pengembangan Pendidikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamaludin, menyatakan sekolah swasta yang ingin mendapatkan izin prinsip harus memiliki gedung sendiri. Plus, sertifikat kepemilikan dan izin mendirikan bangunan. Selain itu, lembaga pendidikan harus mengantongi akte notaris.

 

Hingga kini, pihak manajemen John Calvin International School maupun Wardiman belum bisa dikonfirmasi.(ADO/Teguh Dwihartono)