KWCI Bantah Punya Utang kepada JCIS

Rabu, 16 Juli 2008 | 00:59 WIB

 

Jakarta, Kompas – Korea World Center Indonesia membantah memiliki utang dalam bentuk sisa uang sewa gedung kepada John Calvin International School. Hal ini perlu diluruskan agar tidak menimbulkan salah persepsi.

 

”Saat ini justru yang utang mereka, kok, kami yang harus mengembalikan uang?” ujar Presiden Direktur PT Korea World Center Indonesia (KWCI) Gi Man-song, Selasa (15/7).

 

Sebelumnya, Kamis (10/7), juru bicara JCIS Andre Legoh mengatakan, JCIS bersedia mengembalikan uang pendidikan yang telah disetor orangtua murid JCIS dengan syarat, KWCI mengembalikan sisa uang sewa gedung kepada JCIS Rp 2,5 miliar. Andre menyampaikan hal itu menanggapi tuntutan sejumlah orangtua murid JCIS yang telah membayar uang pendidikan, total Rp 700 juta.

 

General Manager PT KWCI Pinesti Maharani menambahkan, dalam kesepakatan tertulis 24 Januari disebutkan, pembayaran sewa gedung dilakukan dengan mencicil selama delapan tahun sampai 2015. Total tagihan JCIS berdasarkan kesepakatan tertulis itu pada tahun 2008 adalah Rp 10,8 miliar. ”Jadi, yang punya utang kepada kami Rp 10,8 miliar itu JCIS, bukan kami berutang Rp 2,5 miliar,” ujar Pinesti.

 

Menanggapi hal itu, Andre mengakui tidak ada perjanjian tertulis.

 

Soal listrik, Pinesti mengatakan, sejak JCIS mencolok listrik secara ilegal dari sebuah bedeng, pihaknya sulit mendapat sambungan resmi dari PLN. ”Selain itu, kami harus membayar denda Rp 150 juta.” (WIN)