SKEMA Pemecahan Masalah

Disusun oleh Orangtua Peserta Didik JCIS 

 

Kasus

Kebijakan Direksi & Pemegang Saham John Calvin International School (JCIS) yang tertuang dalam surat kepada seluruh orang tua peserta didik JCIS tertanggal 6 Juni 2008 yang ditandatangani oleh Bp. Eko Nugroho dan Bp. Andre Legoh masing-masing sebagai Presiden Direktur dan Perwakilan Para Pemegang Saham, yang isinya sebagai berikut:

(1)    John Calvin International School untuk sementara non-aktif

(2)    Seluruh murid akan disalurkan ke St. Peter International (SPI)

 

Catatan:

Orang tua peserta didik JCIS tidak diikutsertakan dalam penentuan kebijakan tersebut (kebijakan Direksi & Pemegang Saham tersebut merupakan keputusan sepihak).

 

 

Dasar Pemikiran Pemecahan Masalah

Prinsip pemecahan masalah yang harus dilakukan oleh JCIS adalah sebagai berikut:

(1)    Memenuhi seluruh kewajibannya kepada semua pihak yang terlibat.

(2)    Memberikan ganti rugi yang sesuai kepada semua pihak yang terlibat.

(3)    Perlakuan yang sama (equal treatment) kepada semua pihak yang terlibat.

 

Yang dimaksud sebagai ”Pihak yang Terlibat” adalah para pihak yang menjadi korban kebijakan Direksi & Pemegang Saham, baik langsung atau pun tidak langsung, yaitu terutama tetapi tidak terbatas kepada:

(1)    Peserta didik dan/atau orang tua peserta didik JCIS yang terdaftar sampai pada akhir tahun ajaran 2007-2008.

(2)    Peserta didik dan/atau orang tua peserta didik JCIS yang telah terdaftar untuk untuk tahun ajaran 2008-2009 dan/atau telah memenuhi seluruhnya atau sebagian kewajibannya untuk tahun ajaran 2008-2009.

(3)    Guru JCIS yang terdaftar sampai dengan akhir tahun ajaran 2007-2008.

(4)    Karyawan JCIS yang terdaftar sampai dengan akhir tahun ajaran 2007-2008.

 

 

Skema Pemenuhan Kewajiban & Ganti Rugi

Skema pemenuhan kewajiban dan ganti rugi yang harus dilakukan oleh Direksi & Pemegang Saham JCIS kepada pihak yang terlibat adalah sebagai berikut:

 

(1)    Kepada peserta didik dan/atau orang tua peserta didik JCIS yang bersedia disalurkan ke SPI:

(a)    Membayar uang pangkal dan/atau biaya transfer dan/atau biaya lainnya yang timbul dari penyaluran ke SPI sesuai dengan yang disepakati dengan pihak SPI.

(b)    Menjamin besarnya uang sekolah bulanan yang harus dibayar di SPI tidak melebihi dari uang sekolah masing-masing di JCIS.

(c)    Direksi & Pemegang Saham JCIS memberikan jaminan berupa surat pernyataan bahwa kasus serupa tidak akan terjadi lagi.

 

(2)    Kepada peserta didik dan/atau orang tua peserta didik JCIS yang terdaftar sampai dengan akhir tahun ajaran 2007-2008 dan tidak bersedia disalurkan ke SPI:

(a)    Menyalurkan peserta didik ke sekolah yang dipilih oleh peserta didik/orang tua peserta didik.

(b)    Membayar uang pangkal dan/atau biaya transfer dan/atau biaya lainnya yang timbul dari penyaluran ke sekolah yang dipilih oleh orang tua tersebut di atas selambat-lambatnya 15 Juni 2008.

(c)    Membayar selisih uang sekolah bulanan yang harus dibayar oleh orang tua peserta didik di sekolah yang telah dipilih tersebut sedemikian rupa sehingga orang tua tidak membayar uang sekolah melebihi dari nominal USD200 (menurut kurs yang berlaku) selama 12 bulan sepanjang tahun ajaran 2008-2009. Selisih tersebut dibayarkan pada waktu yang disepakati bersama dengan orang tua peserta didik.

(d)    Memberikan ganti rugi yang sesuai yang akan disampaikan kemudian.

 

(3)    Kepada peserta didik dan/atau orang tua peserta didik JCIS yang telah terdaftar untuk untuk tahun ajaran 2008-2009 dan/atau telah memenuhi seluruhnya atau sebagian kewajibannya untuk tahun ajaran 2008-2009:

(a)    Mengembalikan seluruh uang pangkal dan/atau uang sekolah bulanan yang telah dibayarkan kepada JCIS selambat-lambatnya 15 Juni 2008.

(b)    Memberikan ganti rugi yang sesuai yang akan disampaikan kemudian.

 

(4)    Kepada guru dan Karyawan JCIS yang terdaftar sampai dengan akhir tahun ajaran 2007-2008:

(a)    Membayar gaji yang merupakan kewajiban pengelola JCIS sesuai dengan kontrak kerja masing-masing guru/karyawan.

(b)    Memenuhi semua kewajiban JCIS sesuai dengan kontrak kerja masing-masing guru/karyawan yang bersangkutan.

(c)    Memenuhi semua kewajiban JCIS sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan, undang-undang Perseroan Terbatas serta peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya.

(d)    Memberikan ganti rugi yang sesuai yang akan disampaikan kemudian.

 

Pemenuhan kewajiban dan ganti rugi yang harus dilakukan oleh Direksi & Pemegang Saham JCIS kepada pihak yang terlibat yang belum tertuang dalam skema tersebut di atas akan disampaikan kemudian.